Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie didampingi Kasatlantas pantau langsung pemsangan lampu
SITUBONDO – Menjelang arus mudik Lebaran, aparat kepolisian di Kabupaten Situbondo menghadirkan pendekatan humanis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas pada malam hari. Melalui program inovatif bernama SIBER (Situbondo Benderang), pengendara sepeda motor yang kedapatan lampu kendaraannya mati tidak langsung ditilang, melainkan dibantu mengganti lampu secara gratis.
Program yang digagas oleh Polres Situbondo melalui Satlantas Polres Situbondo itu resmi diluncurkan pada Rabu (11/3/2026) sore di halaman Mapolres Situbondo.
Inovasi ini digencarkan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna meningkatkan keselamatan berkendara saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menariknya, polisi tidak bekerja sendiri dalam program tersebut. Satlantas menggandeng siswa dari SMKN 1 Situbondo untuk membantu proses pemasangan lampu kendaraan.
Para pelajar dari jurusan otomotif dan kelistrikan ditugaskan sebagai teknisi yang langsung memasang lampu baru pada sepeda motor milik pengendara yang terjaring operasi.
Kapolres Situbondo Bayu Anuwar Sidiqie mengapresiasi keterlibatan pihak sekolah, guru, serta para siswa yang aktif dalam program tersebut.
“Inovasi SIBER ini hadir sebagai solusi proaktif dan nyata untuk mencegah kecelakaan lalu lintas akibat minimnya penerangan. Secara khusus, saya sangat mengapresiasi adik-adik pelajar dari SMKN 1 Situbondo yang ikut turun tangan membantu kami di lapangan,” ujar Bayu dalam sambutannya.
Menurut dia, kolaborasi antara kepolisian dan sekolah kejuruan tersebut membawa dampak positif ganda.
“Selain membantu kendaraan masyarakat kembali layak jalan demi keselamatan bersama, para siswa juga mendapatkan pengalaman praktik langsung atau teaching factory. Lebih dari itu, keterlibatan mereka menumbuhkan kepedulian sosial serta kesadaran sejak dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” katanya.
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Pj Sekretaris Daerah Situbondo Akhmad Yulianto menilai program tersebut sebagai pendekatan yang tepat sasaran.
“Pemerintah daerah sangat mendukung terobosan Situbondo Benderang ini. Pendekatan ini cerdas dan humanis. Masyarakat tidak ditakut-takuti dengan sanksi tilang, tetapi justru diedukasi dan dibantu kelengkapan kendaraannya,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan tersebut mampu menurunkan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang Lebaran.
Manfaat program itu langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya Supriadi (42), seorang pengemudi ojek online yang sempat diberhentikan petugas saat acara peluncuran.
Supriadi mengaku awalnya mengira akan ditilang karena lampu depan sepeda motornya mati.
“Saya sudah deg-degan ketika diberhentikan polisi, pikirnya pasti ditilang. Ternyata malah diarahkan masuk ke Polres dan lampunya diganti gratis oleh adik-adik SMK. Prosesnya cepat, motor saya langsung terang lagi,” kata Supriadi.
Ia mengaku sangat terbantu dengan program tersebut karena dapat kembali bekerja dengan kendaraan yang aman.
Untuk sementara waktu, layanan SIBER akan disiagakan di Posko Exit Tol Situbondo Barat guna menjaring pengendara yang masuk wilayah Situbondo pada malam hari.
Peluncuran program tersebut turut dihadiri Wakapolres Situbondo, Kasat Lantas Nanang Hendra Irawan, Kepala Dinas Perhubungan Nugroho, perwakilan Jasa Raharja, serta sejumlah pejabat utama Polres dan unsur pemerintah daerah.
Acara ditutup dengan pemasangan lampu gratis pada sejumlah sepeda motor milik warga oleh siswa SMKN 1 Situbondo bersama personel Satlantas. Aksi tersebut menandai resminya program SIBER beroperasi untuk membantu menjaga keselamatan pengendara di jalan raya Situbondo.
