Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Direktur Agrinas Absen dari RDP Komisi VI DPR RI, Nasim Khan: Sudah Melanggar Etika

Thursday, March 12, 2026 | March 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T13:25:45Z

 

Anggota komisi VI DPR RI Nasim Khan saat gelar sosialisasi bersama Bank Mandiri di Situbondo

SITUBONDO — Anggota DPR RI dari Fraksi PKB daerah pemilihan (Dapil) III Jawa Timur yang meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso, Nasim Khan menyoroti ketidakhadiran Direktur Agrinas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI.

Hal itu disampaikan Nasim Khan di sela kegiatan sosialisasi Transaksi Digital Aman bersama Bank Mandiri di Situbondo. Kamis (12/3/2026).

Menurut Nasim, ketidakhadiran Direktur Agrinas dalam forum resmi parlemen tersebut merupakan pelanggaran etika terhadap lembaga legislatif.

“Ketidakhadiran itu sudah melanggar etika. Kemarin kami bahkan memutuskan membatalkan RDP dan menunggu Direktur Agrinas hadir untuk memenuhi panggilan kami,” kata Nasim.

Ia menjelaskan, rapat tersebut sejatinya digelar untuk meminta penjelasan terkait sejumlah persoalan penting, termasuk rencana PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105.000 unit kendaraan niaga dari India (Mahindra & Tata Motors) untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih serta program yang saat ini sedang berjalan.

Nasim mengaku menyayangkan sikap tersebut karena DPR membutuhkan penjelasan langsung dari pihak terkait, terutama mengenai berbagai kebijakan yang tengah menjadi perhatian publik.

“Seharusnya hadir untuk menjelaskan tentang impor dan berbagai kebijakan lain yang sedang terjadi di negara kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nasim juga menyinggung kedatangan sekitar 1.000 kendaraan yang berkaitan dengan program kerja sama tertentu. Hingga kini, menurutnya, Komisi VI DPR RI belum mendapatkan penjelasan resmi mengenai mekanisme kerja sama maupun aturan program tersebut.

“Kami ingin mempertanyakan sistem kerja sama, aturan, dan berbagai hal lainnya. Sampai sekarang kami belum mendapatkan jawaban yang pasti,” kata dia.

Nasim menambahkan, program tersebut berkaitan dengan kerja sama yang melibatkan kementerian terkait, termasuk Kementerian Koperasi, serta pengelolaan oleh Agrinas dalam program koperasi desa.

Namun, dalam RDP sebelumnya, pihak kementerian disebut belum dapat memberikan penjelasan detail terkait mekanisme program tersebut.

Ia menegaskan, Komisi VI DPR RI akan terus menunggu kehadiran Direktur Agrinas untuk memberikan klarifikasi secara resmi di forum parlemen.

“Kapan pun kami siap menerima penjelasan. Bahkan kemarin sempat ada rencana kami akan mendatangi langsung jika memang benar sedang sakit. Tapi sampai sekarang belum ada informasi lanjutan,” pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update