BONDOWOSO – Perum Perhutani KPH Bondowoso bersama Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP) Cabang Bondowoso memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan cara berbeda. Mereka menggelar kegiatan edukatif bertema cinta lingkungan di kawasan wisata hutan Teduh Glamping, Kecamatan Sumberwringin, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini melibatkan peserta didik PAUD Terpadu Tunas Rimba binaan YTRP, didampingi para guru, orang tua, serta masyarakat sekitar. Suasana berlangsung meriah dengan beragam aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik.
Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan seperti pentas seni, lomba menggambar dan mewarnai, permainan edukatif, hingga pengenalan alam secara langsung. Semua kegiatan dikemas dalam nuansa ceria untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, serta kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini.
Ketua YTRP Cabang Bondowoso, Sri Winarti Misbakhul Munir, mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Pendidikan usia dini tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap alam,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, bahwa anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dibimbing sejak dini melalui pendidikan berkarakter dan berwawasan lingkungan.
Menurutnya, Perhutani melalui YTRP berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas dan sehat, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta kepedulian terhadap kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap nilai cinta lingkungan tertanam sejak dini, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab dalam menjaga hutan,” katanya.
Sementara itu, perwakilan wali murid, Rustini, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pembelajaran di alam terbuka memberikan pengalaman berbeda yang lebih menyenangkan bagi anak-anak.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya membuat anak senang, tetapi juga mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan anak,” ujarnya.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di lingkungan Perhutani KPH Bondowoso menjadi bukti nyata sinergi antara Perhutani, YTRP, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, menyenangkan, dan berbasis kelestarian lingkungan.
Dari kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kesadaran tinggi dalam menjaga kelestarian hutan demi keberlanjutan kehidupan.
