Kasdim 0823/Situbondo Mayor Inf Horiyanto sambangi mantan pejuang Kemerdekaan asal Mangaran
SITUBONDO — Semangat perjuangan para pendahulu kembali digaungkan melalui kegiatan Jejak Pejuang 108 Tahun Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia di kediaman veteran Mattasin, Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung sekitar 40 menit, mulai pukul 10.15 hingga 10.55 WIB, tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Sabtu (15/8/2026).
Mereka terdiri dari Persit KCK Cabang XXXVII Situbondo, personel Kodim 0823/Situbondo, Yonif TP 536, FKPPI, Pramuka SWK, serta para pelajar.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pejuang yang telah berkorban dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Kasdim 0823/Situbondo Mayor Inf Horiyanto mengatakan, kegiatan Jejak Pejuang tidak semestinya dipandang hanya sebagai seremoni tahunan.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus bangsa.
“Ini bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk melanjutkan cita-cita para pejuang dan meneladani semangat perjuangan mereka,” ujar Horiyanto.
Ia menilai, nilai-nilai perjuangan tetap relevan di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang semakin pesat.
Generasi muda, kata dia, memiliki tantangan yang berbeda dengan para pejuang pada masa kemerdekaan. Karena itu, semangat pengabdian, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa perlu terus diwariskan.
Mengenang Sosok Veteran Mattasin
Salah satu veteran yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut adalah Mattasin.
Mattasin lahir di Mangaran, Situbondo, pada 26 Juni 1918. Ia merupakan penerima tanda jasa Veteran PKRI 45.
Kehadiran peserta di kediamannya menjadi kesempatan untuk mendengarkan kembali pesan-pesan perjuangan sekaligus mengenang perjalanan para veteran yang pernah berkontribusi bagi bangsa.
Ketua Veteran Situbondo Soelam menyampaikan pesan perjuangan Mattasin kepada generasi muda.
Pesan tersebut menekankan pentingnya generasi penerus untuk tidak melupakan jasa para pejuang serta terus menjaga nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi kemerdekaan Indonesia.
“Jasa para pejuang jangan sampai dilupakan. Nilai-nilai perjuangan harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Soelam.
Selain mengenang jasa veteran, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian tali asih.
Kasdim 0823/Situbondo Mayor Inf Horiyanto mewakili Dandim 0823/Situbondo menyerahkan tali asih kepada Mattasin.
Pemberian tersebut menjadi bentuk penghormatan dan kepedulian TNI AD terhadap para veteran yang telah berjuang untuk bangsa dan negara.
Kegiatan Jejak Pejuang ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh secara cuma-cuma.
Kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang, pengorbanan, dan keberanian para pendahulu.
Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga kemerdekaan tersebut dengan mengisi pembangunan, memperkuat persatuan, serta meneruskan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
