Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perhutani Bondowoso Tebar 8,5 Kilogram Benih Pinus, Ditargetkan Jadi 59.000 Bibit

Thursday, September 17, 2026 | September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T01:10:31Z

 

Penebaran benih pinus secara serentak di Centra Persemaian Pinus Bagian BKPH Sukosari, Bondowoso


BONDOWOSO - Upaya menjaga keberlanjutan hutan terus dilakukan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso. Salah satunya melalui penebaran benih pinus secara serentak di Centra Persemaian Pinus Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukosari, Bondowoso, Jawa Timur.

Dalam kegiatan yang digelar Rabu (16/9/2026) tersebut, Perhutani KPH Bondowoso menebar sebanyak 8,5 kilogram benih pinus.
Benih tersebut ditargetkan dapat menghasilkan sekitar 59.000 bibit atau plant pinus yang nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan penanaman serta rehabilitasi hutan di wilayah kerja KPH Bondowoso.

Setelah ditebar, benih akan melalui sejumlah tahapan pemeliharaan di persemaian hingga tumbuh menjadi bibit yang siap ditanam.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Timur sekaligus upaya memastikan ketersediaan bahan tanaman untuk regenerasi tegakan pinus.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kesinambungan regenerasi hutan. Sebanyak 8,5 kilogram benih pinus ditaburkan dan ditargetkan menghasilkan sekitar 59.000 plant," kata Misbakhul.

Menurut dia, bibit yang dihasilkan nantinya akan dipelihara secara intensif agar tumbuh sehat dan memiliki kualitas yang baik sebelum digunakan untuk kegiatan penanaman.
Misbakhul menjelaskan, keberhasilan pembangunan hutan tidak hanya ditentukan saat proses penanaman. Kualitas tanaman sejak berada di persemaian juga menjadi salah satu faktor penting.

Karena itu, pengelolaan persemaian dilakukan secara terencana, mulai dari pemeliharaan hingga pengawasan kondisi lingkungan tempat tumbuh bibit.

"Kami akan melakukan pemeliharaan secara intensif agar diperoleh bibit yang sehat dan berkualitas untuk mendukung kegiatan penanaman di wilayah kerja KPH Bondowoso," ujarnya.

Libatkan Masyarakat Desa Hutan
Kegiatan tebar benih tersebut turut dihadiri jajaran manajemen KPH Bondowoso, Asisten Perhutani (Asper) Sukosari, Asper Sumberwringin dan Asper Wonosari beserta jajaran, serta Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIK-P) Bondowoso.

Kegiatan itu juga disaksikan perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wonoasri.
Ketua LMDH Wonoasri Okta Kurniawan mengapresiasi kegiatan pembibitan pinus yang dilakukan Perhutani.

Ia menambahkan, ketersediaan bibit berkualitas memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya hutan.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Semoga seluruh proses persemaian berjalan baik sehingga menghasilkan bibit yang berkualitas dan nantinya dapat mendukung kelestarian hutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa hutan," kata Okta.

Penebaran benih pinus tersebut menjadi salah satu tahapan awal dalam proses regenerasi tanaman. Bibit yang berhasil tumbuh nantinya diharapkan dapat mendukung kegiatan pembangunan dan rehabilitasi hutan di wilayah KPH Bondowoso.

Selain menjaga kesinambungan tegakan pinus, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengelolaan hutan yang produktif, ekologis, dan berkelanjutan.

×
Berita Terbaru Update