Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perhutani dan Polres Bondowoso Tanam Jagung Bersama, Libatkan Siswa SMK Pertanian

Wednesday, September 23, 2026 | September 23, 2026 WIB Last Updated 2026-09-23T11:46:14Z

 

Penanaman jagung bersama di areal kebun praktik SMK PP Negeri 1 Tegalampel,


BONDOWOSO – Upaya memperkuat ketahanan pangan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso bersama Kepolisian Resor (Polres) Bondowoso dan SMK PP Negeri 1 Tegalampel menggelar penanaman jagung bersama di areal kebun praktik SMK PP Negeri 1 Tegalampel, Rabu (23/9/2026).

Areal yang digunakan untuk kegiatan tersebut berada dalam peta kerja Perhutani KPH Bondowoso.

Kegiatan mengusung tema "Bersama Menanam, Bersama Menjaga Ketahanan Pangan". Selain menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas lahan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa sekolah pertanian.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan penanaman jagung sebagai bentuk sinergi dalam pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan.

"Perhutani KPH Bondowoso mendukung kegiatan penanaman jagung ini sebagai bagian dari sinergi dalam menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung program ketahanan pangan," kata Misbakhul.

Menurut dia, pemanfaatan kawasan tetap harus memperhatikan aspek kelestarian hutan agar fungsi ekologis kawasan tetap terjaga.

"Pengelolaan kawasan harus tetap memperhatikan aspek kelestarian hutan, sehingga fungsi ekologis kawasan tetap terjaga dan pemanfaatannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Libatkan Generasi Muda
Misbakhul menilai kolaborasi antara Perhutani, dunia pendidikan, kepolisian, dan masyarakat penting untuk menciptakan pola pengelolaan lahan yang mampu menyeimbangkan kepentingan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan pengalaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas pertanian dan kelestarian sumber daya alam.


Kepala SMK PP Negeri 1 Tegalampel Sujianto mengatakan, penanaman jagung menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik bagi para siswa.

"Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga memahami pentingnya produktivitas pertanian," kata Sujianto.

Dia berharap kegiatan tersebut dapat membentuk generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang pertanian sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami ingin membentuk generasi muda pertanian yang memiliki kompetensi, kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan," tuturnya.

Kapolres: Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Bersama
Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan ketahanan pangan merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional.

Menurut dia, peningkatan produktivitas pertanian membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat, dunia pendidikan, Perhutani, petani hingga masyarakat.

"Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat, dunia pendidikan, Perhutani, petani, dan seluruh elemen masyarakat," ujar Aryo.

Ia berharap penanaman jagung tersebut tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat.

"Penanaman jagung ini diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian dalam mewujudkan ketahanan pangan," katanya.

Kegiatan penanaman jagung bersama tersebut berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kegiatan produktif lainnya yang mendukung ketahanan pangan, peningkatan kompetensi generasi muda, serta pemanfaatan lahan dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

×
Berita Terbaru Update