Peristiwa itu terjadi di lingkungan TK Nailatus Sa’adah, Desa Gudang, Kecamatan Asembagus. Dalam sebuah unggahan di media sosial Info Warga Situbondo (IWS) https://www.facebook.com/share/p/1DMYNcM3Gz seorang warga mengungkapkan bahwa debu kerap masuk ke mata anak-anak saat beraktivitas di sekolah.
“Setiap hari anak-anak terkena debu, sampai masuk ke mata,” tulis akun tersebut, menggambarkan kondisi yang dialami para siswa.
Unggahan itu pun menarik perhatian publik setelah dibagikan di sejumlah grup media sosial warga Situbondo. Bahkan, akun tersebut turut menandai Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio, sebagai bentuk harapan agar pemerintah daerah segera turun tangan.
Tak hanya itu, beberapa tokoh turut disebut dalam unggahan tersebut, di antaranya anggota DPR RI hingga Wakil Bupati Situbondo, sebagai upaya mempercepat respons terhadap keluhan masyarakat.
Sebagai informasi, Pabrik Gula Asembagus merupakan salah satu fasilitas industri pengolahan tebu di wilayah Situbondo yang telah lama beroperasi dan memiliki kapasitas produksi besar.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai sumber pasti debu maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. Warga berharap ada solusi cepat agar aktivitas belajar anak-anak tidak terganggu dan kesehatan mereka tetap terjaga.
Kasus ini menambah daftar keluhan masyarakat terhadap dampak lingkungan yang diduga berasal dari aktivitas industri, khususnya di sekitar kawasan pemukiman dan fasilitas pendidikan.
