Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Waspada! Modus Penipuan Catut Nama Bupati Situbondo Beredar via WhatsApp

Saturday, July 25, 2026 | July 25, 2026 WIB Last Updated 2026-07-25T02:42:43Z

 


SITUBONDO – Masyarakat Kabupaten Situbondo diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan setelah beredar dugaan penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang mencatut nama Bupati Situbondo, yang dikenal dengan sapaan Mas Rio.

Informasi yang beredar menunjukkan adanya nomor tak dikenal yang menggunakan foto profil menyerupai pejabat daerah dan menghubungi warga secara personal. Dalam pesan tersebut, pelaku menyapa korban secara sopan, bahkan mengaku akan memasukkan korban ke dalam grup tertentu dengan iming-iming “kejutan” bagi warga Situbondo.

Modus seperti ini bukan hal baru. Sejumlah kasus serupa di berbagai daerah menunjukkan pelaku kerap menggunakan nama dan foto pejabat untuk meyakinkan korban. Mereka biasanya menawarkan bantuan, hadiah, atau bahkan meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.

Bahkan, pemerintah daerah di sejumlah wilayah sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa akun WhatsApp yang mengatasnamakan kepala daerah merupakan palsu dan bagian dari upaya penipuan.

Dalam tangkapan layar yang beredar, pelaku terlihat mencoba membangun komunikasi dengan bahasa yang meyakinkan, serta meminta korban menyimpan nomor tersebut. Hal ini diduga sebagai langkah awal untuk melancarkan aksi penipuan lebih lanjut.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap pesan dari nomor yang tidak dikenal, terlebih jika mengatasnamakan pejabat publik. Warga juga diimbau untuk tidak memberikan data pribadi atau melakukan transfer uang tanpa konfirmasi resmi.

Jika menemukan pesan mencurigakan, masyarakat disarankan segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau Dinas Kominfo setempat guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak.
Kesimpulan:

Peredaran akun WhatsApp yang mencatut nama pejabat daerah merupakan modus penipuan yang berulang. Kewaspadaan dan verifikasi informasi menjadi kunci utama agar masyarakat tidak terjebak dalam aksi kejahatan digital tersebut.

×
Berita Terbaru Update