Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perhutani KPH Bondowoso dan SMK Ibrahimy 1 Sukorejo Gelar PKS Perkuat Pendidikan Berbasis Kehutanan

Thursday, August 13, 2026 | August 13, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T04:13:29Z

 

Penandatanganan PKS Perhutani KPH Bondowoso dan SMK Ibrahimy 1 Sukorejo

BONDOWOSO — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui kerja sama pemanfaatan kawasan hutan sebagai sarana pembelajaran praktik bagi siswa SMK Ibrahimy 1 Sukorejo, Situbondo.


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pemanfaatan kawasan hutan dan lahan untuk pendidikan di Petak 29b, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bayeman, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Prajekan.
Penandatanganan PKS berlangsung di Ruang Sonokeling Kantor Perhutani KPH Bondowoso, Jalan Ahmad Yani Nomor 90, Bondowoso, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, Wakil Administratur Bondowoso Utara Totok Suharsono, Wakil Administratur Bondowoso Selatan Indra Gunawan, serta Kepala SMK Ibrahimy 1 Sukorejo Umar Hasan, M.Pd.I, bersama lima ustadz atau pengajar.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan pendidikan vokasional dengan pengalaman langsung di lapangan atau experiential learning.

Melalui pemanfaatan kawasan tersebut, siswa diharapkan dapat belajar secara langsung mengenai ekosistem hutan, pengelolaan lahan, budidaya tanaman hingga prinsip kelestarian sumber daya hutan.

Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir mengatakan, Perhutani terbuka terhadap kolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk meningkatkan literasi dan kompetensi generasi muda di bidang kehutanan dan lingkungan.

"Perhutani mendukung pemanfaatan kawasan hutan sebagai sarana pendidikan dan pembelajaran praktik. Melalui kerja sama ini, siswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan sumber daya alam dengan tetap memperhatikan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi hutan, serta prinsip kelestarian dan tata kelola kawasan," ujar Misbakhul.

Menurut dia, pengenalan terhadap kawasan hutan sejak usia sekolah penting untuk membangun forest awareness atau kesadaran terhadap hutan.

Dengan begitu, generasi muda tidak hanya memahami hutan sebagai sumber daya alam, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan keberlanjutan ekosistem.
Siswa belajar langsung di kawasan hutan

Kepala SMK Ibrahimy 1 Sukorejo Umar Hasan mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, keberadaan kawasan praktik akan membuat pembelajaran vokasional menjadi lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi siswa.
"SMK Ibrahimy 1 Sukorejo memiliki salah satu konsentrasi keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP). Melalui kerja sama ini, siswa dapat mengintegrasikan pengetahuan teori dengan praktik lapangan," kata Umar.

Siswa, lanjut dia, dapat mempelajari berbagai hal mulai dari mengenali jenis dan karakteristik tanaman, teknik budidaya dan pemeliharaan, hingga pengelolaan lahan dengan tetap memperhatikan aspek produktivitas dan keberlanjutan.

Umar berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada pemanfaatan kawasan sebagai lokasi praktik, tetapi dapat dikembangkan menjadi model teaching factory dan pembelajaran berbasis lingkungan.

Dengan konsep tersebut, siswa diharapkan memiliki keterampilan teknis, kemampuan analitis, sekaligus karakter peduli lingkungan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.

Dorong pendidikan yang selaras dengan kelestarian hutan
Kerja sama antara Perhutani KPH Bondowoso dan SMK Ibrahimy 1 Sukorejo dinilai menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kebutuhan pendidikan vokasional dengan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan kawasan hutan, produktivitas lahan, perlindungan ekosistem, dan keberlanjutan fungsi hutan.

Dengan demikian, kawasan hutan dapat menjadi ruang belajar nyata bagi generasi muda sekaligus menjadi media untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak di bangku sekolah.

Perhutani KPH Bondowoso, SMK Ibrahimy 1 Sukorejo, Bondowoso, Situbondo, pendidikan kehutanan, pendidikan vokasi, Agribisnis Tanaman Perkebunan, kehutanan Indonesia,PKS

×
Berita Terbaru Update