Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pantura Situbondo Rawan Lubang, Polisi dan Dishub Turun Tangan Beri Peringatan Dini

Monday, February 16, 2026 | February 16, 2026 WIB Last Updated 2026-02-16T02:07:48Z

 

Anggota Satlantas Polres Situbondo lakukan penandaan jalan berlobang di jalur Pantura 

SITUBONDO – Upaya meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas terus dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo. Bersama Dinas Perhubungan, petugas menandai sejumlah titik jalan rusak dan berlubang di Jalur Pantura Situbondo, termasuk di Jalan PB Sudirman dan Jalan Wringinanom, Kecamatan Panarukan.


Penandaan dilakukan menggunakan cat warna putih pada bagian jalan yang berlubang maupun bergelombang. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara, terutama pengguna sepeda motor, terlebih saat musim hujan yang masih terjadi.

Kasat Lantas Polres Situbondo, Nanang Hendra Irawan, mengatakan penandaan tersebut bersifat sementara sembari menunggu perbaikan dari instansi terkait.

“Penandaan ini untuk memberikan peringatan dini kepada pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas, khususnya pada malam hari atau saat hujan,” ujarnya.

Menurut dia, proses penandaan dilakukan secara bertahap di jalur utama Pantura maupun ruas jalan dalam kota yang mengalami kerusakan cukup membahayakan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan segera dilakukan.

Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan kondisi jalan yang membahayakan. Dalam keadaan darurat, warga dapat menghubungi layanan kepolisian di nomor 110.

Di sisi lain, Dinas PUPP Situbondo selama ini juga aktif melakukan penambalan jalan berlubang. Perbaikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun telah dilakukan di sejumlah titik ruas Pantura.

Namun, warga berharap langkah penanganan tidak hanya bersifat sementara. Sejumlah masyarakat meminta pemerintah provinsi kembali mengaktifkan jembatan timbang kendaraan barang. Mereka menduga kendaraan bermuatan berlebih menjadi salah satu penyebab utama cepat rusaknya jalan Pantura Situbondo, yang pada akhirnya meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Dengan adanya penandaan dan koordinasi lintas instansi ini, diharapkan keselamatan pengguna jalan di Jalur Pantura Situbondo dapat lebih terjamin, terutama pada periode peningkatan mobilitas masyarakat.

×
Berita Terbaru Update