Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dorong Kesejahteraan Petani Tembakau Indonesia, BARON Grup Ekspansi Pasar Rokok ke 8 Negara

Wednesday, March 11, 2026 | March 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T21:59:08Z

 


SURABAYA — Bandar Rokok Nusantara (BARON) Grup memproyeksikan ekspansi pasar rokok ke mancanegara melalui program ekspedisi dagang bertajuk E-PARSIA (Ekspedisi Pasar Rokok Asia–Australia). Program ini menyasar sejumlah negara di kawasan Asia hingga Australia sebagai langkah memperluas pasar tembakau Indonesia.

Owner BARON Grup, Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, mengatakan ekspedisi tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk rokok berbasis tembakau Indonesia.

“Petani tembakau di Republik Indonesia berjumlah jutaan jiwa. Tembakau Indonesia melimpah ruah. Saatnya kita menjadi tuan di tanah kita sendiri,” ujar Gus Lilur di Surabaya, Rabu (11/3/2026)
.
Menurutnya, tembakau hasil kerja jutaan petani Indonesia perlu mendapatkan pembeli dengan harga yang layak. Dengan harga yang pantas, para petani diharapkan tidak hanya sekadar bertahan hidup, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ia menilai selama ini banyak petani tembakau yang masih menghadapi persoalan harga yang tidak stabil dan cenderung rendah. Oleh karena itu, membuka pasar internasional dinilai menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai jual tembakau Indonesia.

“Harapannya, harga tembakau bisa lebih baik sehingga petani tidak hanya cukup untuk makan, tetapi juga bisa hidup sejahtera,” kata pengusaha nasional asal Situbondo tersebut.

Dalam tahap awal, ekspedisi E-PARSIA akan menyasar beberapa negara di kawasan Asia dan Australia, yakni:
Malaysia, Filipina, Hong Kong, China, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Australia

Gus Lilur menjelaskan, kawasan Asia dan Australia dipilih karena memiliki pasar rokok yang besar serta peluang perdagangan yang cukup terbuka.
Setelah ekspedisi di kawasan tersebut berjalan, BARON Grup juga berencana melanjutkan ekspansi pasar ke kawasan Eropa, bahkan menjajaki peluang di Amerika.

Menurutnya, pasar internasional menjadi kunci untuk meningkatkan permintaan tembakau dari Indonesia. Dengan meningkatnya permintaan, harga tembakau di tingkat petani diharapkan ikut terdongkrak.

“Karena itu BARON Grup berupaya masuk ke pasar mancanegara, baik Asia, Australia, hingga nantinya Eropa,” ujar Gus Lilur.

Melalui langkah ini, ia berharap tembakau Indonesia dapat memiliki daya saing lebih kuat di pasar global sekaligus membawa dampak ekonomi bagi jutaan petani tembakau di Tanah Air.


×
Berita Terbaru Update