Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ditempa di Baluran, Prajurit Marinir Latihan Mundur di Bawah Tembakan Sniper

Saturday, April 11, 2026 | April 11, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T16:25:26Z

 

Prajurit Brigade Infanteri 2 Marinir menjalani latihan intensif di Baluran 

SITUBONDO – Dentuman tembakan dan teriakan komando memecah sunyi hutan Baluran, Situbondo, Jawa Timur, . Para prajurit Brigade Infanteri 2 Marinir menjalani latihan intensif yang mensimulasikan kerasnya medan pertempuran nyata.


Latihan triwulan yang digelar di Pusat Latihan Pertempuran Hutan Baluran, Karangtekok, ini tidak sekadar rutinitas. Para prajurit ditempa menghadapi skenario dinamis, termasuk situasi paling krusial: mundur dari kontak tembak tanpa kehilangan daya gempur.

Dalam materi Pemutusan Tempur (Tuspur), pasukan dilatih melepaskan diri dari tekanan musuh secara taktis dan terorganisir. Mereka tetap dituntut menjaga formasi dan kekuatan, meski harus berpindah posisi di bawah ancaman.

Situasi kian menegangkan saat skenario berkembang. Di tengah manuver, gangguan penembak runduk (sniper) “musuh” memicu kondisi darurat. Seorang prajurit dilaporkan tertembak.
Respons cepat langsung terlihat. Tanpa menghentikan operasi, prajurit lain sigap menerapkan Pertolongan Taktis Korban Tempur (PTKT) atau Tactical Combat Casualty Care (TCCC).

Di bawah tekanan, prosedur medis darurat dilakukan berlapis—mulai dari penanganan awal care under fire hingga evakuasi korban ke titik aman. Semua berlangsung simultan dengan operasi tempur yang tetap berjalan.

Latihan ini menuntut koordinasi ketat antarregu, kecepatan berpikir, serta ketepatan mengambil keputusan dalam situasi genting. Integrasi antara kemampuan tempur dan penyelamatan jiwa menjadi indikator utama keberhasilan latihan.

“Latihan ini adalah gambaran nyata medan tugas. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Terus asah kemampuan, karena profesionalisme adalah napas utama setiap prajurit Korps Marinir,” ujar salah satu instruktur di lokasi latihan.

Melalui latihan berintensitas tinggi ini, Korps Marinir menegaskan komitmennya dalam menjaga kesiapsiagaan prajurit menghadapi berbagai potensi ancaman di medan operasi.

×
Berita Terbaru Update