Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bikin Macet Pantura dan Jadi Tontonan, ODGJ Kabur dari RSUD Dievakuasi Polisi Setelah Laporan 110

Tuesday, March 10, 2026 | March 10, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T09:00:06Z

 

ODDJ mengamuk luluh setelah polisi datang

SITUBONDO — Seorang orang dengan dugaan gangguan jiwa (ODGJ) membuat geger warga setelah kabur dari RSUD Abdoer Rahem Situbondo dan naik ke sebuah truk di jalur Pantura Situbondo, tepatnya di kawasan Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Selasa (10/3/2026).


Aksi pria tersebut sontak menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian itu sehingga arus lalu lintas di jalur Pantura sempat tersendat.

Peristiwa yang terjadi pada siang hari itu dengan cepat menjadi tontonan warga sekitar. Sejumlah warga bahkan berhenti di pinggir jalan untuk menyaksikan langsung aksi pria tersebut yang berada di atas truk.

Menurut keterangan warga di lokasi, pria tersebut tiba-tiba muncul di sekitar jalan raya sebelum akhirnya naik ke atas truk yang sedang berhenti. Diduga pria tersebut baru saja melarikan diri dari rumah sakit.

Saat berada di atas truk, pria tersebut sempat bertingkah tidak terkendali dan terlihat mengamuk sehingga membuat warga khawatir. Beberapa pengendara yang melintas pun memilih menjaga jarak demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kondisi tersebut membuat arus kendaraan di jalur Pantura sempat melambat. Pengendara roda dua maupun roda empat terlihat memperhatikan situasi yang terjadi di pinggir jalan.

Beruntung, tidak lama setelah kejadian itu, petugas dari Polsek Panarukan segera datang ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat melalui layanan darurat kepolisian 110.

Setibanya di lokasi, petugas langsung berusaha menenangkan pria tersebut agar situasi tidak semakin memanas. Upaya pendekatan secara persuasif dilakukan agar pria tersebut mau turun dari truk dengan aman.

Aiptu Wido Sulissanjaya mengatakan, pihak kepolisian langsung merespons laporan masyarakat dan bergegas menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima laporan dari masyarakat melalui layanan 110. Saat tiba di lokasi, yang bersangkutan awalnya tidak mau turun dan sempat mengamuk,” ujarnya.

Petugas kemudian mencoba membujuk pria tersebut secara perlahan. Namun ketika petugas menawarkan untuk membawanya menggunakan ambulans, pria tersebut justru menolak.

“Awalnya tidak mau naik ambulans. Tetapi ketika ditawari naik kendaraan polisi, akhirnya yang bersangkutan bersedia,” kata Wido.

Setelah dilakukan pendekatan secara humanis, pria tersebut akhirnya turun dari truk. Suasana yang semula tegang pun berubah haru ketika pria tersebut tiba-tiba menangis dan meminta maaf kepada petugas kepolisian.

Polisi kemudian mengamankan pria tersebut untuk selanjutnya dibawa mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, truk yang sempat dinaiki oleh ODGJ tersebut langsung diamankan oleh warga dan petugas dengan cara memasukkannya ke dalam gudang triplek yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Hal itu dilakukan untuk mencegah pria tersebut kembali naik ke kendaraan tersebut dan melarikan diri.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, arus lalu lintas di jalur Pantura kembali normal. Warga yang sempat berkerumun pun perlahan membubarkan diri.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena sempat mengganggu aktivitas lalu lintas di salah satu jalur utama penghubung antarkota di wilayah utara Kabupaten Situbondo. Namun berkat kesigapan aparat kepolisian, kejadian tersebut dapat segera ditangani tanpa menimbulkan korban.

×
Berita Terbaru Update