Direktur IHC RS Elizabeth, dr. M. Syamsul Arifin menerima penghargaan
SITUBONDO – IHC RS Elizabeth kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026. Rumah sakit tersebut meraih tiga penghargaan sekaligus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Januari 2026 atas komitmennya dalam menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Tiga penghargaan yang diraih meliputi Zero Accident Award, Penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS di Tempat Kerja, serta Penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan (P2) Tuberkulosis (TBC) di Tempat Kerja. Minggu (1/1)
Penghargaan Zero Accident Award diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan rumah sakit dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman tanpa kecelakaan kerja selama periode penilaian. Capaian ini menjadi indikator kuat penerapan sistem manajemen K3 yang berjalan efektif dan konsisten.
Sementara itu, penghargaan Program P2 HIV/AIDS di Tempat Kerja diberikan atas upaya aktif manajemen dalam melakukan edukasi, pencegahan, dan penanganan HIV/AIDS secara berkelanjutan di lingkungan kerja. Adapun penghargaan Program P2 TBC di Tempat Kerja menjadi apresiasi atas implementasi pengendalian dan pencegahan tuberkulosis yang dinilai efektif bagi seluruh karyawan.
Direktur IHC RS Elizabeth, dr. M. Syamsul Arifin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan rumah sakit dalam membangun budaya keselamatan kerja.
“Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Kami berkomitmen mempertahankan serta meningkatkan standar K3 di rumah sakit,” ujar Syamsul.
Menurut dia, keberhasilan ini menegaskan bahwa rumah sakit tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap keselamatan dan kesehatan tenaga kerja sebagai aset utama perusahaan.
Melalui momentum Bulan K3 Nasional 2026, manajemen berkomitmen memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesadaran seluruh pegawai, serta terus berkontribusi menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing.
