Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kisah Nenek Mariyam di Situbondo Viral Terlantar, NKI dan Konten Kreator Carikan Solusi Bersama

Sunday, May 17, 2026 | May 17, 2026 WIB Last Updated 2026-05-17T08:57:03Z

 

Tekos Sosial dan tok tok er Riski Situbondo sambangi nenek mariyam yang viral terlantar

SITUBONDO – Kisah pilu Mariyam, seorang lansia sebatang kara di Dusun Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, yang sempat viral karena dikabarkan terlantar, mengundang perhatian luas dari publik hingga pejabat daerah.

Perhatian tersebut juga datang dari pegiat media sosial, yakni Facebooker Tekos Sosial dan TikToker Riski Situbondo, yang mendatangi langsung kediaman Mariyam. Keduanya ingin memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencari solusi atas persoalan yang mencuat di media sosial.

Pepeng, yang dikenal sebagai Tekos Sosial, mengatakan dirinya mendapat arahan dari Presiden Nasim Khan Indonesia (NKI), Nasim Khan, untuk turun langsung melihat kondisi Mariyam. Minggu (17/5/2026).

“Kami diminta melihat langsung kondisi di lapangan dan mencarikan solusi terbaik dengan bersinergi bersama semua pihak,” ujarnya.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa Mariyam sebenarnya tengah dalam proses pembangunan rumah layak huni hasil swadaya masyarakat. Bahkan, pembangunan tersebut sudah mencapai sekitar 60 persen.

Namun, pembangunan sempat terhenti akibat miskomunikasi terkait akses jalan bagi pemilik lahan yang digunakan untuk menuju pantai, tempatnya bekerja sebagai nelayan.

“Karena ada persoalan akses jalan, pembangunan akhirnya dihentikan sementara,” kata Pepeng.

Beruntung, seorang warga setempat bernama Juni (62) bersedia menampung Mariyam di rumahnya dan menyediakan tempat tinggal yang lebih layak.

Saat ini, pihak Tekos Sosial bersama Riski Situbondo dan NKI tengah berupaya mencarikan solusi lanjutan, termasuk bantuan perlengkapan kebutuhan dasar seperti kasur dan fasilitas lainnya.

Sementara itu, menanggapi kabar yang menyebut Mariyam tidak pernah mendapat bantuan pemerintah, Kepala Desa Kilensari Sugiono melalui Kepala Dusun Pesisir Agus menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar.

Menurut Agus, Mariyam tercatat sebagai penerima berbagai bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) berupa beras, bantuan uang tunai, hingga bantuan ternak kambing.

“Data dan dokumentasi bantuan itu ada di balai desa. Bahkan untuk pembangunan rumah, kepala desa juga ikut menyumbang dari dana pribadi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pemerintah desa telah memediasi pembangunan rumah di atas lahan milik warga dengan surat pernyataan resmi. Dalam kesepakatan tersebut, pemilik lahan mengizinkan Mariyam menempati rumah tersebut seumur hidupnya.

Pernyataan tersebut turut dibenarkan warga sekitar. Bahkan, Dinas Sosial Situbondo disebut pernah menawarkan Mariyam untuk tinggal di panti jompo saat ia ditemukan tidur di pinggir pantai. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh yang bersangkutan.

Kini, berbagai pihak terus berupaya mencari jalan tengah terbaik agar Mariyam dapat menjalani hari tuanya dengan lebih layak dan aman.

×
Berita Terbaru Update