Notification

×

Iklan

=

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Uluran Tangan di Ujung Senja: NKI Bantu Mbah Mariyam, Ajak Semua Pihak Perangi Kemiskinan di Situbondo

Monday, May 18, 2026 | May 18, 2026 WIB Last Updated 2026-05-18T07:08:49Z

 

Senyum mengembang Mbah Mariyam lansia sebatangkara terima kasur baru dari NKI

SITUBONDO — Di usianya yang telah senja, tubuhnya kian ringkih dan langkahnya tak lagi tegap. Mbah Mariyam, lansia sebatang kara yang tinggal di Dusun Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, menjalani hari-harinya dalam kesendirian dan kondisi kesehatan yang menurun.

Tanpa keluarga yang mendampingi, ia harus berjuang sendiri melawan sakit yang kerap datang. Namun, di tengah keterbatasan itu, secercah harapan hadir melalui kepedulian Nasim Khan Indonesia (NKI).

Setelah sehari sebelumnya menyalurkan bantuan sembako, tim NKI kembali mendatangi kediaman Mbah Mariyam pada Senin (18/5/2026). Kali ini, bantuan yang diberikan berupa peralatan tidur, seperti kasur dan perlengkapan lainnya.

“Ini ada sedikit bantuan dari Bapak H. Nasim Khan, anggota Komisi VI DPR RI, berupa peralatan tidur. Dari penelusuran tim sebelumnya, Mbah Mariyam memang sangat membutuhkan tempat tidur yang layak,” ujar Haji Hasan, perwakilan tim NKI.

Tak hanya berhenti pada bantuan langsung, Anggota Komisi VI DPR RI, H. Nasim Khan, juga menyampaikan pesan kuat melalui sambungan telepon. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif untuk bersinergi dalam memerangi kemiskinan.

“Haram hukumnya anak-anak kita putus sekolah. Haram hukumnya kita membiarkan orang miskin terlantar di bumi Situbondo. Bantuan pemerintah sudah banyak, namun terkadang penyalurannya tidak tepat sasaran. Maka dari itu, mari kita bersama-sama bergotong royong agar tidak ada lagi warga yang terlantar,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran program dan anggaran pemerintah, baik dari pusat hingga daerah, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian.

Seruan tersebut sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 34 yang menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Negara juga bertanggung jawab mengembangkan sistem jaminan sosial, memberdayakan masyarakat lemah, serta menyediakan layanan kesehatan dan fasilitas umum yang layak.

Sebagai bagian dari komitmennya,
Nasim Khan aktif mendorong sejumlah program kerakyatan strategis. Di antaranya revitalisasi pasar desa guna menggerakkan ekonomi akar rumput, pemberdayaan koperasi dan UMKM melalui program seperti Koperasi Desa Merah Putih, hingga perlindungan usaha mikro agar mampu bersaing secara adil.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran, serta mendorong digitalisasi sistem bansos untuk meningkatkan akurasi data penerima.

Kisah Mbah Mariyam menjadi potret nyata bahwa masih ada warga yang membutuhkan perhatian serius. Kepedulian berbagai pihak diharapkan mampu menjadi solusi nyata, agar tak ada lagi lansia maupun masyarakat rentan yang hidup dalam keterlantaran di Situbondo.

×
Berita Terbaru Update