BONDOWOSO — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso menggelar rapat evaluasi pekerjaan Semester I Tahun 2026 yang mencakup seluruh bidang kegiatan, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Silva Kantor Perhutani KPH Bondowoso dan dipimpin langsung oleh Administratur KPH Bondowoso.
Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Administratur KPH Bondowoso Utara Totok Suharsono, Wakil Administratur KPH Bondowoso Selatan Indra Gunawan, jajaran manajemen, Asisten Perhutani (Asper), Kepala Sub Seksi (KSS), Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), hingga Kepala Urusan (Kaur).
Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur capaian kinerja selama enam bulan pertama tahun 2026, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk merumuskan langkah strategis guna mengoptimalkan pencapaian target pada semester berikutnya.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, dalam arahannya menegaskan bahwa pencapaian target perusahaan menjadi indikator utama keberhasilan pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan.
“Pencapaian target perusahaan tidak hanya diukur dari aspek produksi dan pendapatan, tetapi juga dari keberhasilan menjaga fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi kawasan hutan,” ujar Munir.
Ia menambahkan, seluruh jajaran harus mampu menerapkan prinsip pengelolaan hutan lestari melalui perencanaan yang terukur, pelaksanaan yang efektif, serta pengawasan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kualitas tegakan.
Menurutnya, sinergi antar lini organisasi sangat diperlukan agar setiap kegiatan pengelolaan hutan berjalan sesuai kaidah silvikultur dan prinsip tata kelola kehutanan yang baik (good forestry governance).
Lebih lanjut, Munir menekankan pentingnya optimalisasi pemeliharaan tanaman, peningkatan kualitas tegakan, serta pengamanan kawasan hutan. Ia juga mendorong pengembangan usaha agroforestry berbasis pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif dan lestari.
Melalui rapat evaluasi ini, seluruh unit kerja diharapkan mampu meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi lintas bidang, serta menyusun langkah percepatan untuk mencapai target perusahaan tahun 2026 secara optimal, efektif, dan berkelanjutan.
