Perhutani KPH Bondowosoo silaturahmi dengan Pemkab Bondowoso
BONDOWOSO — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam pengembangan sektor agroforestry dan wisata berbasis hutan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi jajaran Perhutani KPH Bondowoso ke Pendopo Kabupaten Bondowoso, Jumat (27/3/2026).
Rombongan dipimpin Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir dan disambut langsung Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, didampingi Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i serta Sekretaris Daerah Fathur Rozi.
Misbakhul Munir mengatakan, pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi dalam momentum Idul Fitri, tetapi juga menjadi forum strategis untuk membahas penguatan program agroforestry dan pengembangan wisata alam.
“Perhutani Bondowoso saat ini menjadi pilot project pengembangan agroforestry. Kami berkomitmen menjadikan model ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini Perhutani telah membuka berbagai peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan, mulai dari sektor pertanian, wisata alam, hingga pemanfaatan jasa lingkungan.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai pengembangan agroforestry dan wisata memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah.
“Ini peluang besar untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat potensi daerah. Pemerintah daerah siap mendukung penuh kolaborasi ini agar berjalan optimal dan berkelanjutan,” kata Abdul Hamid.
Sekretaris Daerah Bondowoso Fathur Rozi menekankan pentingnya tindak lanjut konkret dari kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Perhutani harus diwujudkan dalam program yang terarah dan terukur.
“Pengembangan agroforestry dan wisata harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang kuat antara Perhutani dan Pemkab Bondowoso, sektor agroforestry dan wisata diharapkan mampu tumbuh menjadi sektor unggulan baru yang berdaya saing serta berkelanjutan di masa depan.
